Sistem koordinasi pada manusia terdiri dari sistem saraf, alat indera, hormon, dan pengaruh zat adiktif. Sistem ini berfungsi mengatur kerja tubuh agar berjalan seimbang.
1. Sistem Saraf Manusia
- Fungsi: Menerima, mengolah, dan merespons rangsang dari luar maupun dalam tubuh.
- Unit dasar: Neuron (sel saraf), tersusun atas dendrit, badan sel, akson, selubung mielin, nodus Ranvier, sel Schwann, dan sinapsis.
- Jenis neuron:
- Neuron sensoris → menghantarkan impuls dari reseptor ke pusat saraf.
- Neuron motoris → menghantarkan impuls dari pusat saraf ke efektor (otot/kelenjar).
- Neuron konektor → menghubungkan antar neuron.
- Sistem saraf pusat:
- Otak:
- Otak besar (cerebrum) → pusat gerakan sadar & pengolah rangsang.
- Otak kecil (cerebellum) → pusat keseimbangan & koordinasi gerakan.
- Kelenjar pituitari → menghasilkan berbagai hormon.
- Kelenjar pineal → mengatur jam biologis.
- Medula oblongata → mengatur fungsi vital (pernapasan, detak jantung).
- Medula spinalis: Mengendalikan gerak refleks.
- Otak:
2. Alat Indera Manusia
Manusia memiliki 5 indera:
a. Mata (Indera Penglihatan)
- Lapisan bola mata:
- Sklera: lapisan luar, melindungi mata dan tempat melekatnya otot.
- Kornea: bagian transparan dari sklera, meneruskan cahaya.
- Koroid: banyak pembuluh darah, memberi nutrisi pada mata.
- Retina: lapisan dalam, tempat bayangan jatuh. Memiliki:
- Sel batang → peka cahaya redup, hitam-putih.
- Sel kerucut → peka cahaya terang, warna.
- Bagian penting lain:
- Iris & pupil: mengatur intensitas cahaya masuk.
- Lensa: memfokuskan cahaya agar bayangan jatuh tepat di retina.
- Aqueous humor: cairan di depan lensa, memberi nutrisi.
- Vitreous humor: cairan di belakang lensa, menjaga bentuk bola mata.
- Gangguan: rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), astigmatisme, katarak.
b. Telinga (Indera Pendengaran & Keseimbangan)
- Telinga luar: daun telinga, saluran telinga, membran timpani (gendang telinga) → menangkap & menghantarkan getaran bunyi.
- Telinga tengah: 3 tulang pendengaran (martil/maleus, landasan/inkus, sanggurdi/stapes) → memperkuat & meneruskan getaran.
- Saluran Eustachius: menyamakan tekanan udara.
- Telinga dalam:
- Koklea: berisi organ Corti dengan sel rambut, menerima getaran & mengubah jadi impuls saraf.
- Saluran semisirkuler & vestibule: berfungsi dalam keseimbangan.
- Gangguan: tuli, infeksi telinga, pecah gendang telinga, vertigo.
c. Hidung (Indera Pembau)
- Terletak di rongga hidung bagian atas.
- Mengandung sel olfaktorius (reseptor bau) yang mendeteksi partikel kimia.
- Manusia dapat membedakan ribuan bau.
- Bau larut dalam lapisan lendir, kemudian diterjemahkan otak.
- Gangguan: pilek, polip, anosmia (hilang penciuman).
d. Lidah (Indera Pengecap)
- Permukaan lidah ditutupi papila yang berisi ribuan pengecap.
- Rasa utama: manis, asin, asam, pahit, umami.
- Air liur melarutkan makanan sehingga bisa dirasakan.
- Bagian lidah tertentu lebih sensitif terhadap rasa tertentu.
- Gangguan: lidah mati rasa, luka lidah, infeksi jamur.
e. Kulit (Indera Peraba)
- Organ terluas, berisi jutaan reseptor.
- Jenis reseptor:
- Korpus Meissner: sentuhan halus.
- Korpus Ruffini: panas.
- Korpus Krause: dingin.
- Korpus Pacini: tekanan kuat.
- Ujung saraf bebas: rasa sakit.
- Rambut tubuh juga berfungsi sebagai reseptor.
- Gangguan: luka bakar, infeksi kulit, mati rasa.
3. Hormon Manusia
Hormon diproduksi oleh kelenjar endokrin (tanpa saluran, dialirkan lewat darah).
- Hipofisis (pituitari): Hormon pertumbuhan (GH), TSH, ACTH, FSH, LH, ADH, oksitosin.
- Pineal: Melatonin (jam biologis).
- Tiroid: Tiroksin (metabolisme).
- Paratiroid: Parathormon (kalsium darah).
- Adrenal: Adrenalin (denyut jantung, respons darurat).
- Pankreas: Insulin (kadar gula darah).
- Gonad:
- Testis → testosteron (seksualitas pria).
- Ovarium → estrogen & progesteron (seksualitas wanita & siklus menstruasi).
4. Zat Adiktif
- Pengertian: Zat yang menimbulkan ketagihan jika dikonsumsi terus menerus.
- Jenis:
- Narkotika: (ganja, heroin, kokain, morfin) → menurunkan kesadaran, ketergantungan.
- Psikotropika: (ekstasi, amfetamin, obat tidur) → memengaruhi aktivitas mental.
- Zat adiktif lain: (kafein, nikotin, alkohol) → boleh dikonsumsi terbatas.
- Dampak: ketergantungan, gangguan kesehatan, perubahan perilaku.
Kesimpulan
Sistem koordinasi manusia mengatur keseimbangan kerja tubuh melalui kerja sama sistem saraf, alat indera, hormon, dan pengendalian diri terhadap zat adiktif. Jika salah satu terganggu, keseimbangan tubuh akan terganggu pula.
Soal Latihan Sistem Koordinasi Manusia
1. Fungsi utama sistem koordinasi pada manusia adalah ….
A. mengatur peredaran darah
B. menjaga keseimbangan tubuh
C. mengatur kerja organ tubuh agar selaras
D. mengatur proses pencernaan
2. Sel saraf (neuron) terdiri atas bagian berikut, kecuali ….
A. dendrit
B. badan sel
C. alveolus
D. akson
3. Bagian neuron yang berfungsi menerima impuls dari sel saraf lain adalah ….
A. akson
B. dendrit
C. sinapsis
D. nodus Ranvier
4. Neuron motoris berfungsi untuk ….
A. membawa impuls dari indera ke otak
B. menghubungkan satu neuron dengan neuron lain
C. membawa impuls dari otak ke otot atau kelenjar
D. mempercepat jalannya impuls
5. Gerakan refleks pada manusia dikendalikan oleh ….
A. otak besar
B. otak kecil
C. medula oblongata
D. medula spinalis
6. Bagian otak yang berfungsi sebagai pusat keseimbangan dan koordinasi gerakan adalah ….
A. otak besar
B. otak kecil
C. kelenjar pituitari
D. medula oblongata
7. Fungsi kelenjar pineal adalah ….
A. menghasilkan adrenalin
B. mengatur jam biologis
C. mengatur metabolisme tubuh
D. menghasilkan insulin
8. Bagian mata yang berfungsi memfokuskan cahaya agar jatuh tepat di retina adalah ….
A. kornea
B. lensa
C. pupil
D. iris
9. Sel batang pada retina berfungsi untuk ….
A. menangkap warna
B. melihat dalam cahaya terang
C. melihat dalam cahaya redup
D. menjaga kelembapan retina
10. Cairan yang menjaga bentuk bola mata adalah ….
A. vitreous humor
B. aqueous humor
C. air mata
D. plasma darah
11. Bagian telinga yang berfungsi menyamakan tekanan udara adalah ….
A. koklea
B. saluran Eustachius
C. saluran semisirkuler
D. gendang telinga
12. Organ Corti terdapat pada bagian ….
A. koklea
B. vestibule
C. saluran semisirkuler
D. daun telinga
13. Bagian telinga yang berfungsi menjaga keseimbangan tubuh adalah ….
A. koklea
B. saluran semisirkuler
C. gendang telinga
D. martil
14. Reseptor penciuman (sel olfaktorius) terdapat di bagian ….
A. pangkal lidah
B. rongga hidung bagian atas
C. rongga mulut
D. saluran Eustachius
15. Rasa umami pada lidah manusia terutama berasal dari ….
A. glukosa
B. asam laktat
C. glutamat
D. nikotin
16. Bagian lidah yang paling sensitif terhadap rasa pahit adalah ….
A. ujung lidah
B. tepi lidah
C. pangkal lidah
D. seluruh lidah
17. Reseptor tekanan kuat pada kulit disebut ….
A. korpus Meissner
B. korpus Ruffini
C. korpus Pacini
D. ujung saraf bebas
18. Hormon pertumbuhan (GH) dihasilkan oleh kelenjar ….
A. tiroid
B. paratiroid
C. hipofisis
D. adrenal
19. Hormon insulin berfungsi untuk ….
A. mengatur kadar gula darah
B. mengatur metabolisme lemak
C. mempercepat denyut jantung
D. meningkatkan tekanan darah
20. Hormon adrenalin diproduksi oleh kelenjar ….
A. hipofisis
B. adrenal
C. pankreas
D. tiroid
21. Hormon yang berfungsi mengatur siklus menstruasi pada wanita adalah ….
A. testosteron
B. progesteron
C. tiroksin
D. insulin
22. Zat yang menimbulkan ketagihan disebut ….
A. analgesik
B. anestesi
C. adiktif
D. antibiotik
23. Contoh zat adiktif yang legal tetapi harus dikonsumsi terbatas adalah ….
A. heroin
B. kokain
C. kafein
D. ganja
24. Narkoba yang menekan sistem saraf pusat sehingga membuat pemakai tertidur termasuk jenis ….
A. stimulan
B. halusinogen
C. depresan
D. anestetik
25. Salah satu dampak buruk penggunaan narkoba bagi remaja adalah ….
A. meningkatkan konsentrasi belajar
B. menurunkan kesehatan fisik dan mental
C. mempercepat metabolisme
D. meningkatkan koordinasi tubuh