Genetika adalah ilmu yang mempelajari tentang keturunan atau pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya. dalam mempelajari pewarisan sifat, kita harus tahu Istilah-istilah dalam pewarisan sifat, berikut ini.

a. Kromosom
Kromosom adalah jalinan materi benang di dalam inti sel sebagai pembawa sifat keturunan (hereditas). Kromosom tersusun atas dua bagian, yaitu:
-Sentromer, berfungsi sebagai pembawa kromosom menuju dua kutub se yang berlawanan pada proses pembelahan sel sehingga kromosom dapat terbelah.
-Lengan kromosom, merupakan bagian utama dari kromosom yang di dalamnya terdapat benang-benang halus berpilin yang disebut kromonema (pembawa sifat keturunan).

Berdasar fungsinya, kromosom dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
-autosom, yaitu kromosom penentu sifat (karakter) tubuh. Dalam sel tubuh manusia terdapat 22 pasang autosom.
-Gonosom, kromosom yang menentukan jenis kelamin. Dalam sel tubuh manusia terdapat sepasang gonosom.

b. Gen
Gen adalah substansi hereditas yang menentukan sifat suatu individu.

c. Fenotipe
Karakter (sifat) yang dapat teramati (bisa dilihat dengan kasat mata) pada suatu individu yang ditentukan oleh faktor genotipe. Contoh: mawar merah, rambut keriting, tubuh tinggi.

d. Geneotipe
Genotipe adalah sifat dasar pada tiap individu yang tidak tampak dan bersifat tetap. Dalam genetika, sifat genotipe dilambangkan dengan sepasang atau lebih simbol huruf. Satu huruf mewakili satu sifat genotipe. Dalam sepasang genotipe terdapat sifat dom inan dan resesif.
Jika sifat dominan maka ditulis dengan huruf besar. Jika resesif maka ditulis dengan huruf kecil. Contoh: sifat rambut keriting dominan terhadap rambut lurus maka genotipe rambut keriting dapat ditulis KK atau Kk, sedangkan genotipe rambut lurus ditulis kk.

e. Dominan
Dominan adalah sifat suatu gen individu yang menutupi sifat lain dalam persilangan dan dilambangkan dengan huruf besar. Contoh: sifat biji bulat lebih dominan terhadap biji keriput, jadi biji bulat dilambangkan BB, sedangkan biji keriput dilambangkan bb.

f. Resesif
Resesif merupakan sifat suatu gen individu yang ditutupi oleh sifat lain (gen dominan) sehingga tidak tampak pada keturunannya. Apabila dalam genotipe, gen dominan bertemu dengan gen resesif maka pada sifat fenotipenya, gen resesif akan tertutupi. Contoh: genotipe bunga “Mm” maka warna yang tampak (fenotipe) adalah merah. Sedangkan, gen resesif “m” yang berwarna putih tertutupi.

g. Intermediet
Intermediet adalah sifat suatu gen dimana sepasang gen yang berbeda tidak ada yang menutupi dan yang tertutupi (tidak ada yang dominan maupun yang resesif). Contoh: jika warna merah (M) dan putih (m) memiliki hubungan intermediet maka genotip “Mm” memiliki fenotipe warna merah muda sebagai perpaduan kedua gen tersebut.

h. Alel
Alel merupakan anggota dari pasangan gen yang mengatur bagian sifat yang sama. Misalnya, alel dari “M” (gen warna merah) adalah “m” (gen warna putih), alel dari “H” (gen kulit halus) adalah “h” (gen kulit kasar). Sedangkan, “M” bukan alel dari “H” maupun “h” karena beda gen.

i. Homozigot
Sepasang alel yang terdiri atas dua gen yang sama. Contoh: bunga merah dengan genotipe MM, dan bunga putih dengan genotipe mm.

j. Heterozigot
Sepasang alel yang terdiri atas dua gen yang berbeda (gen dominan dan gen resesif). Contoh: bunga merah dengan genotipe Mm.

k. Parental
Induk yang mengalami persilangan (disilangkan). Contoh:bunga merah yang akan disilangkan dengan bunga putih.

l. Hibrida
Perkawinan dua individu yang memiliki satu atau lebih sifat yang berbeda. Persilangan dengan satu sifat beda disebut monohibrida. Sedangkan, persilangan dengan dua sifat beda disebut dihibrid.