Melalui blog ini, saya I Gede Antara Eka Putra W., S.Pd. akan berbagi pemahaman tentang Merdeka Belajar melalui pelatihan mandiri dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM). Sekaligus sebagai resume dan bentuk Aksi nyata setelah mengikuti pelatihan tersebut. Pada pelatihan ini terdapat 5 modul yang disajikan untuk kita pelajari dalam platform merdeka mengajar (PMM).

Modul 1: Mengenali dan Memahami Diri Sebagai Pendidik
Modul 2: Mendidik dan mengajar
Modul 3: Mendampingi Murid dengan Utuh dan Menyeluruh
Modul 4: Mendidik dan Melatih Kecerdasan Budi Pekerti
Modul 5: Pendidikan yang Mengantarkan Keselamatan dan Kebahagiaan

Melalui blog ini, kita akan menjelajahi lima modul yang disajikan dalam pelatihan, serta bagaimana modul-modul tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Modul 1: Mengenali Diri dan Perannya Sebagai Pendidik

1.1 Mengenali Diri dan Peran Sebagai Pendidik
Menurut Ki Hajar Dewantara, manusia merdeka sebagai individu yang hidup mandiri. Untuk membantu murid mencapai kemerdekaan ini, penting bagi mereka mengenal diri, menetapkan tujuan belajar relevan, dan pendidik harus memahami dan menjalani diri sebagai manusia merdeka yang terus belajar. Pendidik perlu menyesuaikan diri dengan cara belajar murid yang berbeda saat ini dan merenungkan peran mereka dalam membimbing kekuatan kodrat murid.

1.2 Apa Peran Saya Sebagai Guru/Pendidik?
Sebagai pendidik, pemahaman karakteristik siswa, pengenalan kekuatan dan kelemahan diri, serta keterlibatan dalam perkembangan ilmu dan teknologi adalah kunci. Guru perlu menjadi sosok inspiratif dan inovatif, menjaga suasana belajar yang nyaman, dan terus berinovasi.

1.3 Ingin Menjadi Guru Seperti Apa Saya?
Pendidik diharapkan memberikan pengaruh positif, menjadi guru inspiratif, dan mengadopsi inovasi pembelajaran. Keberhasilan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tergantung pada kemampuan guru untuk terus belajar dan berinovasi.

Modul 2: Mendidik dan Mengajar

2.1 Mendidik Menyeluruh
Pendidik perlu merenungkan sejauh mana aktivitas mengajar di kelas dapat membantu murid menyiapkan masa depan, menginspirasi, dan membangun karakter. Penyesuaian metode pengajaran dengan kebutuhan dan kondisi siswa menjadi kunci dalam mencapai tujuan pembelajaran.

2.2 Pendidikan Selama Satu Abad
Pada modul ini, kita diajak untuk melihat sejauh mana kita telah bergerak, belajar, berinovasi, dan mengembangkan diri dalam pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa. Hakekat dari belajar adalah belajar tanpa henti. Oleh karena itu, sebagai pendidik, kita harus terus belajar secara aktif.

2.3 Menjadi Manusia Secara Utuh
Manusia memiliki dua kebutuhan dasar, yaitu kebutuhan lahir dan batin. Pendidikan seharusnya dapat memenuhi kedua kebutuhan tersebut. Sebagai pendidik, peran kita adalah membantu memenuhi kebutuhan lahir dan batin peserta didik agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan. Kita perlu memastikan bahwa cara mendidik dan mengajar kita sudah cukup memenuhi kebutuhan siswa.

Modul 3: Mendampingi Murid dengan Utuh dan Menyeluruh

3.1 Kodrat Murid
Pendidik harus memperhatikan latar belakang murid, termasuk kodrat keadaan, kodrat alam, dan kodrat zaman. Penyesuaian dalam pengajaran diperlukan agar pembelajaran sesuai dengan keberagaman siswa.

3.1.1 Kodrat Keadaan
Pendidikan adalah bidang yang sangat dinamis dan selalu bergerak dengan cepat mengikuti perkembangan zaman. Sebagai guru, kita perlu mengantisipasi dan membaca arah perubahan tersebut. Kita harus mampu mengemudikan laju pendidikan agar sesuai dengan kodrat keadaan saat ini.

3.1.2 Kodrat Alam
Setiap murid dilahirkan dengan kodrat alam yang berbeda-beda, seperti tinggal di perkotaan, pedesaan, pantai, atau gunung. Sebagai pendidik, kita perlu memahami kodrat alam dari masing-masing murid dan memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan lingkungan mereka.

3.1.3 Kodrat Zaman
Kodrat zaman juga harus diperhatikan dalam mendampingi murid. Saat ini, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Sebagai pendidik, kita harus mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran agar sesuai dengan perkembangan zaman.

3.2 Azas Trikon
Azas Trikon (kontinuitas, konvergen, konsentris) menjadi landasan untuk menciptakan pembelajaran yang berpihak kepada murid. Pendidik perlu memahami dan menerapkan asas Trikon dalam praktik pembelajaran.

Modul 4: Mendidik dan Melatih Kecerdasan Budi Pekerti

4.1 Budi Pekerti
Pendidik harus memahami cara mengembangkan budi pekerti murid sebagai bagian dari kecerdasan berpikir mereka.

4.2 Teori Konvergensi dan Pengaruh Pendidikan
Teori konvergensi menekankan pengembangan potensi positif bawaan anak. Pendidikan memiliki peran dalam mengembangkan potensi tersebut.

Modul 5: Pendidikan yang Mengantarkan Keselamatan dan Kebahagiaan

5.1 Mengantarkan Murid Selamat dan Bahagia
Pendidikan seharusnya membawa peserta didik pada keselamatan dan kebahagiaan dengan memberikan pemahaman yang relevan dengan kehidupan mereka. 3 poin penting yang kita pelajari yaitu selamat dan bahagia, Sistem Among dan Merdeka Belajar Abad 21.

5.2 Menciptakan Lingkungan Pembelajaran Terbaik Murid
Pendidik memiliki peran dalam membimbing murid, memperbaiki bangsa, dan bekerja sama dengan keluarga serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang optimal.

Mohon Bapak/Ibu berkenan mengisi formulir di bawah ini sebagai umpan balik dalam kegiatan aksi nyata “Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar” yang telah saya sampaikan di atas.